Selasa, September 21, 2021
Beranda Daerah PT KAM Bantah Pemutusan Kontrak Sepihak

PT KAM Bantah Pemutusan Kontrak Sepihak

LintasSumatera.com | PANGKALAN BALAI Banyuasin – Perseroan Terbatas Kasih Agro Mandiri (PT KAM) membeberkan sejumlah tuntutan yang tidak mendasar buntut dari Pekerja Harian Lepas (PHL) yang mengklaim diberhentikan secara sepihak oleh manajemen.

Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit tersebut menjelaskan bahwa dalam proses perekrutan awal hingga pemutusan kontrak telah sesuai ketentuan prosedur yang ditetapkan.

Humas Kebun PT KAM Bonny Saputra membeberkan ikhwal tuntutan yang dilakukan oleh sekelompok eks PHL terhadap perusahaan hingga permasalahan tersebut sampai ke Disnakertrans Banyuasin.

Menurutnya, sekelompok pekerja yang menuntut adalah benar yang pernah bergabung sebagai PHL pada perusahaan. Namun, sangat disayangkan pihak PHL tidak memahami prosedur yang berlaku di perusahaan.

“Perusahaan telah mengatur bagi setiap karyawan, baik tetap, kontrak maupun pekerja harian lepas dengan ketentuan-ketentuan sesuai dengan jenjang dan posisi yang telah disepakati secara bersama, tanpa intervensi ataupun intimidasi. Semua normal, layaknya perusahaan pada umumnya, tidak ada yang dirugikan,” ujar Humas KAM, Bonny, pada Harian Banyuasin, Senin (18/1).

Perlu diketahui, Pekerja Harian Lepas (PHL) merupakan tenaga bantu perkebunan yang sifatnya tidak mengikat. Bahkan, dalam bekerjapun PHL memiliki batas waktu maksimal yang ditetapkan oleh perusahaan.

“Sebenarnya tidak ada yang diperdebatkan dalam masalah ini, semua sejak awal telah dijelaskan, dan kami rasa semua dapat membedakan pengertian karyawan tetap, pekerja kontrak dan pekerja harian lepas. Ketika semua telah memahami itu semua, maka tuntutan yang dilayangkan ke perusahaan dengan sendirinya clear, tidak ada masalah,”

“Kami hanya ingin permasalahan yang dituduhkan ke perusahaan selama ini itu tidak benar, dan kita luruskan agar tidak timbul opini yang berlarut ditengah masyarakat,” beber dia.

Dalam kejadian tersebut, pihaknya menyayangkan eks PHL yang tidak memahami beban pekerjaan yang tidak sebanding dengan jumlah pekerja. Terdapat kerugian yang cukup besar bila PHL menuntut untuk tetap diberdayakan.

“Setiap PHL, itu ada mandornya, diatas mandor ada asisten yang memimpin, asisten beserta mandor itulah yang mengetahui persis kondisi dilapangan termasuk pekerja. Juga luas lahan yang telah dikerjakan, dan dari sana pula didapat jumlah tenaga yang dibutuhkan atau distop. Kalau pekerjaan tidak ada, kan tidak mungkin PHL tetap dikerjakan. Namun, karena ada oknum yang mungkin tidak menerima penyetopan tersebut, dengan dalih keputusan sepihak oleh perusahaan dan menimbulkan kerugian, nah disinilah perlu kita luruskan bersama agar tidak mengiring opini ditengah masyarakat,” tutur dia pada Harian Banyuasin.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan kroscek langsung terhadap 37 karyawan yang menuntut akibat pemutusan kerja oleh PT KAM. “Setelah kita cek nama dan identitas ke 37 orang karyawan yang menuntut tersebut, ternyata 20 karyawan tercatat telah habis kontrak pada 31 Desember tahun 2020 lalu, sementara 17 karyawan lainya merupakan PHL yang sejak Juli tahun 2020 sudah tidak bekerja,” demikian tegas dia. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Bridge Banyuasin Matangkan Teknik Hadapi Porprov 2021

Lintassumatera.com | Banyuasin, Hadapi Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan 2021, sebanyak Delapan Atlet Bridge Banyuasin, rutin mengikuti latihan bersama di SMA Sandika...

Peduli, Suhardiman Lurah Rimba Asam Bantu Warga Kurang Mampu

Lintassumatera.com | Banyuasin – Kepedu­lian Lurah Rimba Asam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin menindaklanjuti terka­it keluhan salah seo­rang warga kurang ma­mpu, patut diacungi jempol. Disebutkan, ada...

HUT RI ke-76 Ansory Yunus SE, Menggelar Kegiatan Turnamen Gap Dan Bulu Tangkis Tetap Terapkan Prokes Dimasa Covid 19

Lintassumatera.com | Banyuasin - Upaya Masyarakat memupuk Semangat generasi muda Indonesia Dalam memperingati rangka HUT RI ke 76 RT. 47,RW.17 kelurahan Sukajadi , Kecamatan Talang...

Jelang Porprov OKU Raya, GABSI Sumsel Gelar Rakor Virtual

Lintassumatera.com | Palembang - Pengurus Provinsi Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Sumatera Selatan, menggelar Rapat Koordinasi(Rakor) guna pemantapan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV)...

Recent Comments